Warhorse Studios diduga memecat penerjemah bahasa Inggrisnya, Max Hejtmánek, untuk sepenuhnya mengintegrasikan kecerdasan buatan dalam pekerjaan penerjemahan. Langkah ini menandakan tren yang berkembang di mana AI menggantikan peran manusia dalam industri video game dan menimbulkan pertanyaan kritis tentang masa depan tenaga kerja kreatif.
Kehilangan Pekerjaan Dikonfirmasi
Hejtmánek mengumumkan pemecatannya dalam postingan yang sekarang sudah terverifikasi di subreddit r/kingdomcome, menyatakan bahwa ia diberhentikan pada 27 Maret 2026. Perusahaan mengutip “peningkatan efektivitas” dan “penghematan finansial” sebagai alasannya, mengklaim AI akan menggantikan posisi terjemahan bahasa Ceko-ke-Inggris miliknya. Profil LinkedIn-nya mengonfirmasi kepergiannya dari Warhorse Studios, tempat dia bekerja sejak 2022.
Tren yang Lebih Luas
Kejadian ini tidak terisolasi. Meningkatnya penerapan AI di bidang kreatif menyebabkan meluasnya perpindahan pekerjaan. Meskipun AI menawarkan solusi cepat dan hemat biaya untuk tugas-tugas seperti penerjemahan, penggunaannya menimbulkan kekhawatiran tentang kualitas dan integritas artistik produk akhir.
Kerugian Manusia
Postingan Hejtmánek menyoroti dampak emosional dari perubahan ini: “Saya ingin Anda tahu bahwa meningkatnya penggunaan AI sangat memengaruhi orang-orang di industri game dan banyak lainnya, dan saya pikir Anda harus tahu seberapa besar perusahaan yang membuat game yang Anda sukai menghargai karya karyawannya.” Pengalamannya menggarisbawahi kegelisahan nyata yang dihadapi para pekerja di industri kreatif saat ini.
Masa Depan Karya Kreatif
Situasi ini menimbulkan pertanyaan yang lebih besar: jika seni dan hiburan semakin banyak diproduksi oleh mesin, apa tujuan kreativitas manusia? Ketika AI mengambil alih peran yang sebelumnya dipegang oleh penulis, artis, dan pengisi suara, seluruh industri harus menghadapi implikasi etika dan artistik dari pilihan mereka.
Penulis cerita? Para seniman desain? Pengisi suaranya? Berapa banyak peran manusia yang bisa hilang karena AI sebelum seluruh perusahaan dipertanyakan?
Masa depan karya kreatif masih belum pasti, namun kasus ini menunjukkan bahwa perambahan yang dilakukan oleh AI hanya akan terus berlanjut kecuali ada pembicaraan serius mengenai perannya.





























