Meta Membalikkan Penutupan VR Horizon Worlds Setelah Kemarahan Pengguna

8

Meta telah membatalkan keputusannya untuk menghentikan dukungan virtual reality (VR) untuk Horizon Worlds, platform VR sosialnya, menyusul reaksi keras dan vokal dari pengguna. Perusahaan awalnya mengumumkan pada 17 Maret bahwa Horizon Worlds tidak lagi dapat diakses di headset Quest mulai 15 Juni, mengalihkan pengguna ke versi seluler dan web. Namun, kurang dari 24 jam kemudian, CTO Meta Andrew Bosworth mengonfirmasi bahwa perusahaan akan mempertahankan akses VR “di masa mendatang”, dengan alasan kekecewaan pengguna sebagai faktor pendorongnya.

Pergeseran Penting dalam Strategi

Pembalikan ini menggarisbawahi perubahan signifikan dalam strategi metaverse Meta. Horizon Worlds pernah diposisikan sebagai komponen kunci dari visi Mark Zuckerberg untuk kehidupan digital yang imersif, dan perusahaan tersebut telah berinvestasi besar-besaran di divisi Reality Labs—lebih dari $73 miliar sejak perubahan merek pada tahun 2021—untuk mencapai tujuan ini. Meskipun ada komitmen finansial yang besar, Horizon Worlds gagal mencapai adopsi umum, dan permintaan headset Quest melemah.

Perubahan arah yang tiba-tiba ini menyoroti keterbatasan platform saat ini, dan restrukturisasi Meta baru-baru ini, termasuk lebih dari 1.500 PHK di Reality Labs, menunjukkan adanya perubahan menuju jalur yang lebih layak. Pengunduhan aplikasi seluler Horizon Worlds telah meningkat sebesar 53% dari tahun ke tahun, mencapai total 45 juta unduhan (termasuk 1,5 juta pada tahun 2026), menjadikannya fokus yang lebih menarik bagi perusahaan.

Menyeimbangkan Warisan VR dengan Pertumbuhan Seluler

Bosworth mengakui bahwa meskipun dukungan VR akan tetap tersedia, dukungan tersebut akan terbatas dan terutama untuk pengguna yang sudah ada. Hal ini menunjukkan Meta masih menyadari pentingnya mempertahankan kehadiran di VR, meskipun memprioritaskan pengembangan seluler. Keputusan untuk tetap menjalankan Horizon Worlds dalam VR mungkin merupakan langkah strategis untuk menghindari pengasingan basis pengguna intinya, bahkan ketika perusahaan berfokus pada perluasan jangkauannya melalui platform seluler.

Pembalikan Meta menunjukkan kekuatan umpan balik pengguna dan kesediaan perusahaan untuk menyesuaikan visi metaverse berdasarkan realitas pasar. Masa depan Horizon Worlds tampaknya semakin mengutamakan seluler, dengan dukungan VR dipertahankan sebagai opsi lama dan bukan fokus utama.