OpenAI Tiba-tiba Mematikan Platform Video Sora AI

8

OpenAI tiba-tiba menghentikan Sora, platform pembuatan video AI canggihnya, termasuk aplikasi yang berdiri sendiri dan akses API untuk pengembang. Perusahaan mengumumkan penutupan tersebut melalui postingan di X, tanpa menentukan tanggal pastinya, namun menjanjikan rincian lebih lanjut mengenai jadwal dan pelestarian data.

### Kenaikan Cepat dan Kejatuhan Tak Terduga

Sora pertama kali memikat dunia teknologi pada Februari 2024 dengan kemampuan pembuatan videonya yang sangat realistis. Setelah lebih dari dua tahun pengembangan, model “Sora Turbo” yang disempurnakan dirilis sepuluh bulan kemudian, namun model tersebut memasuki lanskap kompetitif di mana pesaing seperti Runway, Luma, dan perusahaan AI Tiongkok yang sedang berkembang seperti Kling dan Minimax telah memantapkan diri.

Meskipun ada persaingan, OpenAI terus mengembangkan, merilis Sora 2 melalui API dan aplikasi untuk iOS dan Android, dengan aplikasi iOS sempat mencapai puncak tangga lagu Apple App Store. Platform ini dirancang sebagai jejaring sosial tempat pengguna dapat mengintegrasikan versi diri mereka sendiri dan orang lain yang dibuat oleh AI ke dalam video. Pembaruan rutin berlanjut hingga minggu ini, membuat pengumuman penutupan menjadi lebih mendadak.

Kesepakatan Disney Gagal

Keputusan ini sangat mengejutkan mengingat investasi ekuitas senilai $1 miliar baru-baru ini dijanjikan oleh Disney pada bulan Desember 2025. Kemitraan ini dimaksudkan untuk mengintegrasikan karakter Disney populer ke dalam konten buatan Sora, yang rencananya akan ditampilkan Disney di Disney+. Perjanjian tersebut menguraikan pilihan video yang dihasilkan AI untuk pelanggan Disney+ dan pengembangan kolaboratif untuk meningkatkan keterlibatan kreatif dengan cerita-cerita Disney. The Hollywood Reporter mengonfirmasi bahwa kesepakatan Disney telah dihentikan. OpenAI belum memberikan rincian tambahan, namun diperkirakan akan memberikan rincian tambahan.

Pergeseran Strategis ke “Aplikasi Super”

Langkah ini selaras dengan niat OpenAI untuk menggabungkan produk-produknya ke dalam satu “aplikasi super”, yang mengintegrasikan chatbot ChatGPT, model pengkodean AI Codex, dan kemampuan lainnya ke dalam satu antarmuka. Laporan menunjukkan bahwa pemfokusan ulang ini didorong oleh meningkatnya ancaman persaingan dari Claude Anthropic, khususnya dalam adopsi perusahaan dan pengembang. Claude telah mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa bulan terakhir karena kecakapan coding dan kemampuan menyelesaikan tugas secara otonom, menurut data dari SameWeb dan Ramp.

Penutupan Sora yang tiba-tiba menandakan penataan kembali strategis yang signifikan untuk OpenAI, yang memprioritaskan integrasi dibandingkan aplikasi mandiri sebagai respons terhadap dinamika pasar yang terus berkembang.