Roblox adalah kekuatan dominan dalam hiburan online anak-anak, dengan sekitar setengah dari seluruh anak di bawah 16 tahun di AS aktif menggunakan platform ini. Meskipun menawarkan saluran kreatif dan hubungan sosial, popularitasnya juga menimbulkan risiko eksploitasi. Tuntutan hukum terhadap Roblox menyoroti kegagalan dalam melindungi anak-anak, sehingga mendorong orang tua bertanya: Apakah Roblox aman? Jika ya, bagaimana Anda dapat memastikan kesejahteraan anak Anda?
Panduan ini memberikan gambaran yang jelas tentang kontrol keamanan Roblox dan cara menerapkannya secara efektif.
Apa itu Roblox?
Roblox bukanlah game tunggal melainkan sebuah platform tempat pengguna membuat dan memainkan game yang dibuat oleh orang lain. Estetikanya kartun, menyerupai karakter bergaya LEGO, tetapi isinya sangat bervariasi. Beberapa pengalaman merupakan kesenangan yang tidak berbahaya; yang lainnya berisi tema dewasa, kekerasan, atau perilaku predator.
Platform ini memiliki perekonomiannya sendiri, dengan pembuat konten mendapatkan uang nyata dari game populer melalui mata uang dalam game (“Robux”). ESRB menilai Roblox sebagai “Remaja”, tetapi peringkat tersebut berlaku untuk beberapa, tidak semua, konten. Mengetahui permainan mana yang dimainkan anak Anda sangatlah penting.
Menyiapkan Kontrol Orang Tua
Roblox menawarkan kontrol orang tua yang kuat, tetapi memerlukan pengaturan aktif. Langkah pertama adalah menautkan akun Anda ke akun anak Anda. Ini melibatkan pembuatan kedua akun, menavigasi ke pengaturan, dan memverifikasi identitas Anda sebagai orang tua melalui verifikasi email.
Setelah ditautkan, setel PIN Orang Tua untuk mencegah perubahan yang tidak sah. Ini memberi Anda kendali penuh atas pengaturan anak Anda dan permintaan masuk.
Verifikasi Usia: Lapisan Perlindungan Baru
Mulai tahun 2026, Roblox menerapkan verifikasi usia wajib untuk akses obrolan. Platform ini menggunakan pemindaian wajah melalui layanan pihak ketiga (Persona) untuk memperkirakan usia, menugaskan pengguna ke kategori dari di bawah 9 hingga 21+.
Hal ini membatasi interaksi dengan teman-teman dalam kelompok usia yang sama. Meskipun Roblox mengklaim gambar dihapus setelah diproses, masalah privasi tetap ada. Beberapa pengguna dilaporkan telah melewati sistem. Sistem secara efektif menonaktifkan obrolan bagi mereka yang tidak berpartisipasi.
Pembatasan Konten
Pengaturan Kedewasaan Konten Roblox memungkinkan orang tua memfilter game berdasarkan kekerasan, kelangkaan, dan tema dewasa. Pilihannya berkisar dari “Minimal” (kekerasan ringan) hingga “Dibatasi” (akses tanpa filter).
- Pengalaman yang Diblokir: Memungkinkan pemblokiran game tertentu secara manual, meskipun game tersebut berada dalam pengaturan kedewasaan yang lebih luas.
- Masalah Sensitif: Memfilter game dengan tema politik, agama, atau kontroversial.
Pengaturan ini dapat disesuaikan kapan saja agar sesuai dengan usia dan tingkat kedewasaan anak Anda.
Kontrol Privasi dan Komunikasi
Bagian Komunikasi pada kontrol orang tua menentukan dengan siapa anak Anda dapat berinteraksi. Pilihannya meliputi:
- Tidak Ada: Menonaktifkan semua obrolan untuk anak kecil.
- Hanya Koneksi: Membatasi interaksi hanya pada teman yang telah disetujui sebelumnya.
Roblox memungkinkan pengguna untuk “berteman” satu sama lain dan membuat “Pesta” untuk sesi permainan bersama. Orang tua dapat melihat dan mengelola koneksi, memastikan kepercayaan. Visibilitas profil juga dapat dibatasi pada Koneksi, mencegah orang asing melacak aktivitas.
Server Pribadi memungkinkan pengguna bermain dengan grup tertentu. Untuk anak kecil, nonaktifkan fitur ini sepenuhnya. Untuk anak yang lebih besar, batasi akses ke Koneksi saja.
Kesimpulan
Roblox menawarkan alat keamanan yang lengkap, namun kewaspadaan orang tua adalah yang terpenting. Kontrol platform memerlukan konfigurasi aktif dan pemantauan berkelanjutan. Dengan memahami pengaturan ini dan mengambil langkah proaktif, orang tua dapat mengurangi risiko dan membantu anak-anak mereka menavigasi Roblox dengan aman.
