Menguraikan Nama Putra Elon Musk: ‘X Æ A-12’ Dijelaskan

12

Elon Musk dan Grimes memicu rasa ingin tahu yang luas ketika mereka menamai putra mereka X Æ A-12 pada tahun 2020. Nama tersebut, meskipun tidak konvensional, bukanlah nama yang acak; ini adalah perpaduan simbolisme dan referensi pribadi yang dibangun dengan cermat. Anak tersebut sekarang diberi nama X, yang mencerminkan branding Musk di Twitter (sekarang X) dan SpaceX. Namun, julukan lengkapnya – X Æ A-12 – memerlukan decoding.

Pengucapan dan Asal

Musk sendiri mengklarifikasi pengucapan pada The Joe Rogan Experience, dengan menyatakan bahwa itu diucapkan sebagai “X Ash A Dua Belas.” Karakter “Æ”, yang umum dalam bahasa Skandinavia, dimaksudkan agar terdengar seperti “Ash”. Bagian “A-12” memiliki arti yang lebih dalam: mengacu pada Archangel 12, pendahulu SR-71 Blackbird, yang diproklamirkan oleh Musk sebagai “pesawat paling keren yang pernah ada”. Pilihan ini menyoroti ketertarikan terhadap teknologi canggih dan sejarah penerbangan.

Interpretasi Grimes

Grimes, mantan mitra Musk, menguraikan lebih jauh tentang simbolisme nama tersebut. Dia menggambarkan “X” sebagai “variabel yang tidak diketahui”, sedangkan “Æ” mewakili interpretasinya tentang “cinta dan/atau kecerdasan buatan”. A-12 juga merupakan perwujudan “pesawat favorit” mereka, yang terkenal karena kecepatan dan desainnya yang anti-kekerasan. Dia menghubungkan “A” dengan “Malaikat Agung”, merujuk pada lagu yang dia kagumi (kemungkinan Malaikat Agung dari Burial), menambahkan lapisan makna pribadi lainnya.

Reaksi Hukum dan Publik

Legalitas nama tersebut menimbulkan pertanyaan. Undang-undang California membatasi simbol pada akta kelahiran, sehingga berpotensi memaksa Musk dan Grimes mengubah ejaan untuk dokumentasi resmi. Meskipun demikian, nama tersebut menarik perhatian media yang signifikan, bahkan menarik komentar dari Presiden Donald Trump, yang menyebut anak tersebut sebagai “individu dengan IQ tinggi” selama kunjungannya ke Ruang Oval.

Grimes secara terbuka menyatakan ketidaknyamanannya dengan paparan publik putranya, dengan menyatakan bahwa dia “tidak boleh berada di depan umum seperti ini.” Insiden ini menggarisbawahi tantangan dalam membesarkan anak di bawah pengawasan media yang ketat, terutama ketika orang tuanya adalah tokoh penting.

Warisan yang Kompleks

Pilihan X Æ A-12 mencerminkan ketertarikan Musk dan Grimes terhadap teknologi, futurisme, dan ekspresi yang tidak konvensional. Itu adalah sebuah pernyataan dan juga sebuah nama, yang dirancang untuk memancing pemikiran dan menentang norma.

Pada akhirnya, nama tersebut mewakili lebih dari sekedar identitas anak; ini adalah artefak budaya awal tahun 2020-an, yang merangkum perpaduan obsesi teknologi, eksperimen artistik, dan tontonan selebriti pada era tersebut.